khullafaurasyidin

Menurut Bahasa: Terdiri dari 2 kata, yaitu Khulafa dan arrasyidin.

–          Kata Khulafa adalah bentuk jamak dari khalifah pengganti, atau orang yang ditunjuk sebagai pengganti, pmpinan, atau penguasa.

–          Kata Arrasyidin adalah bentuk jamak dari arrasyid artinya orang yang mendapat petunjuk.

Jadi menurut bahasa adalah “orang yang ditunjuk sebagai pengganti, pemimpin atau penguasa, yang selalu mendapatkan petunjuk Allah”.

Menurut Istilah : Khulafaurasyidin artinya orang-orang yang ditunjuk menggantikan kedudukan Rasulullah sebagai pemimpin umat dan kepala Negara, setelah Rasulullah SAW wafat.

Nama-nama Khulafaurasyidin

Khulafaurasyidin berlangsung selama 29 tahun dari tahun 11 Hijriyah (632) Masehi sampai 40 Hijriyah (661) Masehi.

Nama-nama Khalifah pada masa khulafaurasyidin adalah sebagai berikut:

  1. Abu Bakar ash Shiddiq, 11 – 13 H (632 – 634 M)
  2. Umar bin Khattab, 13 – 23 H (634 – 644 M)
  3. Utsman bin Affan, 23 – 35 H (644 – 656 M)
  4. Ali bin Abi Thalib, 35 – 40 H (656 – 661 M)

A. Abu Bakar ash Shiddiq, 11 – 13 H (632 – 634 M)

Pada masa jahiliyah bernama Abdul Ka’bah beliau juga dilahirkan dari keturunan bangsawan. Abu Bakar lahir 2 tahun setelah Nabi Muhammad, Abu Bakar sudah mengenal Nabi Muhammad sejak kecil, mereka juga sama-sama dari keturunan kaum Quraisy. Abu Bakar jutga pernah bersama Nabi mengikuti perjanjian Khilfil Fudhul, yaitu perjanjian untuk menetapkan keadaan di kota Mekkah sebelum Islam.

Rasulullah mengganti nama beliau menjadi Abu Bakar karena dia paling awal masuk Islam. gelar Ash Shiddiq didapatkannya karena beliau yang membenarkan peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad. Setelah datang Islam, Abu Bakar banyak andil dalam menyebarkan agama Islam, dengn sikap yang baik dan luhur banyak orang yang tertarik padanya sehingga banyak yang masuk Islam. Diantara  shahabat yang masuk Islam dan menjadi pembesar-pembesar antara lain Utsman bin Affan,  Sa’ad bin  Abi Waqas, Abdurrahman bin Auf, Thalhah bin Ubaidillah, Zubair bin Awwam, Abu Amir bin Jarrah, dsb.

Kebaikan Abu Bakar terlihat ketika dia membebaskan budak bernama Billal bin Rabbah yang di siksa tuannya Umayyah bin Khalaf. Bilal disiksa dengan di letakkan di padang pasir yang panas dan ditindih batu besar kemudian diseret dengan kuda supaya lekas mati. Akhirnya Abu Bakar membeli Bilal dengan harga yang tinggi agar tidak disiksa lagi oleh Umayyah. Dan akhirnya bilal dijadikan sebagai pembantu Nabi dan menjadi muadzin yang terkenal karena suaranya yang bagus. Masih banyak budak yang diubeli Abu Bakar lantaran disiksa tuannya antara lain Amir bin Fuhairah.

Pernah pada suatu hari saat Rasulullah sedang menjalankan shalat di Masjidil Haram, tiba-tiba Uqbah bin Abu Mu’it menyergap dan mencekik  leher Rasulullah. Untung ketika itu Abu Bakar sedang berada di dekat Rasulullah dan kemudian Abu Bakar bangkit dan membela Rasulullah, kemudian Abu Bakar berkata kepada Uqbah dengan menangis,“apakah kamu akan membunuh laki-laki (Rasulullah) kerena dia mengatakan bahwa tuhanku adalah Allah, padalah di datang kepadamu dengan membawa keterangan-keterangan dari Tuhanmu?“

Kesulitan-kesulitan yang dihadapi Abu Bakar

Setelah Rasulullah wafat pada tahun 10 H dalam usia 63 tahun , pucuk pimpinan kaum muslimin digantikan oleh Khalifah Abu Bakar. Sepeninggal Rasulullah timbul berbagai masalah antara lain menghadapi orang murtas, orang yang mengaku menjadi Nabi, dan orang-orang yang membangkang tidak mau membayar zakat.

Dalam masalah ini Abu Bakar mulai menindak tegas pada para penyeleweng, Abu bakar menunjuk  Kahalid bin Walid, Amer bin Ash, Ikhrimah bin Abu Jahal, Syurahbil bin Khasanah, dsb.

Musailamah al Kazzab, Thulaihah, dan Al Aswad adalah tiga orang penyeleweng yang mengaku sebagai Nabi. Musailamah dan Al Aswad akhirnya terbunuh sedangkan Thulaihah dapat melarikan diri yang kemidian masuk Islam pada pemerintahan Umar bin Khattab, dan akhirnya menjadi seorang muslim yang  taat dan terkenal.

Prestasi yang berhasil diraih Abu Bakar

1.  Pembukuan Al Quran

Dalam peperangan melawan pembangkang banyak Mujahid yang meninggal banyak diantaranya para Hafidz (orang yang hafal Al Quran), hal tersebut mendorong Umar bin Khattab untuk megusulkan pembukuan Al Quran. Atas usul dari Umar, Abu Bakar memerintahkan Zaid bin Tsabit untuk mengumlukkan mushaf Al Quran  yang masih tercecer.

Berkat kecerdaasan Zaid bin Tsabit dan bantuan para Hafidz yang masih hidup, mushaf Al Quran yang ditulis di pelepah kurma, batu, tulang semua dapat dikumpulkan  lengkap. Mushaf Al Quran yang terkumpul di simpan di rumah Hafsah binti Umar bin Khattab.

2. Perluasan wilayah Islam

Pada masa pemerintahan Abu Bakar  perluasan wilayah di pusatkan di daerah Syam. Ketika itu Syam masih menjadi negeri jajahan Romawi. Kekuasaan Romawi di Syam merupakan ancaman besar bagi kaum Muslimin karena mereka selalu mencari celah untuk menghancurkan Kaum Muslimin

B. UMAR BIN KHATTAB

Umar bin Khattab adalah seorang yang sangat kasar sebelum masuk Islam. Bahkan dia tidak segan-segan untuk membunuh siapa saja yang masuk Islam. Beliau mendapat hidayah ketika mendengar adiknya yang bernama Fatimah membaca mushaf (lembaran) Al Quran surat At-Taha ayat 1-8, kemudian beliau menemui Nabi Muhammad untuk menyatakan ke-Islamannya.

C. UTSMAN BIN AFFAN

Utsman bin Affan adalah seorang yang dermawan pada suatu hari beliau membeli sebuah sumur hanya untuk minum kaum muslimin yang sedang kehausan.

D. ALI BIN ABI THALIB

Ali bin Abi Thalib termasuk salah satu keponakan Nabi Muhammad beliau juga mendapat julukan Assabiqun al awwalun karena beliau juga merupakan golongan pemuda yang masuk Islam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: